Pages

Sabtu, 25 Oktober 2014

#INTERPRETATIF

Skandal korupsi ketua DPR RI
Setya Novanto


          Setya Novanto merupakan ketua fraksi partai golkar yang juga menjabat sebagai bendahara umum partai golkar. saat ini Setya Novanto menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2014-2019, diduga ketua DPR Setya Novanto terlibat kasus korupsi pembuatan E-KTP dan proyek pembangunan lapangan tembak PON yang melibatkan mantan gubernur riau Rusli Zainal.

            Kpk telah memanggil yang bersangkutan untuk diperiksa atas kasus korupsi tersebut, selain itu lembaga ICW menduga masih banyak proyek-proyek yang diselewengkan oleh Setya Novanto, atas beredarnya berita mengenai skandal korupsi yang dilakukan oleh ketua DPR RI, public meragukan kesungguhan Setya novanto dalam memberantas korupsi di lingkungan institusi DPR RI.

            Dalam kutipan wawancara dengan beberapa media, Setya Novanto berjanji untuk memperbaiki citra DPR di mata masyarakat yang sudah tercoreng karena kinerja DPR yang buruk dan serta berbagai skandal, salah satunya adalah skandal korupsi yang membuat citra DPR semakin buruk dimata masyarakat.

            Janji Setya Novanto diragukan untuk membantu untuk mengurangi kasus korupsi yang mencoreng lembaga yang dipimpinnya. Selain skandal kasus penyelewengan proyek pembangunan lapangan tembak PON, Setya Novanto diduga pernah tersangka dalam skandal cessie bank bali yang merugikan Negara sekitar 546 milyar di tahun 2010 selain itu Setya Novanto diduga terlibat dalam penyelundupaan beras impor Vietnam sebanyak 60.000 ton.

            Sebelumnya Setya Novanto pernah terjerat kasus korupsi pada tahun 1999 namun kasusnya saat ini menguap tidak ada kejelasan apakah akan dilanjutkan atau tidak. dengan berbagai kasus yang diduga dilakukan oleh ketua DPR RI Setya Novanto, apakah janji untuk membenahi citra DPR akan sungguh-sungguh ditepatinya? Sementara dirinya sebagai ketua DPR tersandung berbagai kasus korupsi, rasanya tidak mungkin jika janji yang pernah dirinya utarakan akan di realisasikan.

            Seharusnya, pemilihan ketua DPR saat ini harus menjadi momentum perubahan untuk mengatasi permasalahan korupsi yang khususnya melibatkan anggota DPR pada periode pemerintahan sebelumnya.dengan terpilihnya Setya Novanto sebagai ketua DPR, justru membuat komitmen DPR untuk memberantas korupsi dipertanyakan, bagaimana mungkin DPR bertekad untuk memberantas korupsi, sementara ketua DPRnya saja disebut-sebut dalam kasus korupsi.

            Saat ini masyarakat hanya dapat berharap akan keseriusan KPK dalam menyelediki kasus yang sedang disangkakan pada ketua DPR saat ini yaitu Setya Novanto. Jangan sampai institusi DPR dicap masyarakat sebagai sarangnya koruptor, semoga DPR periode saat ini (2014-2019) benar-benar berbenah diri baik perilaku dan moral para anggotanya.


Referensi :
nasional.kompas.com/.../ICW.Beberkan.Seju..
www.tribunnews.com › Nasional  Politik

www.liputan6.com/tag/setya-novanto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar