Pages

Minggu, 27 April 2014

UKM SERTA PERANANANYA BAGI PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA

          Usaha Kecil didefinisikan sebagai kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh perseorangan atau rumah tangga maupun suatu badan bertujuan untuk memproduksi barang atau jasa untuk diperniagakan secara komersial dan mempunyai omzet penjualan sebesar 1 (satu) miliar rupiah atau kurang. Sementara Usaha Menengah didefinisikan sebagai kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh perseorangan atau rumah tangga maupun suatu badan bertujuan untuk memproduksi barang atau jasa untuk diperniagakan secara komersial dan mempunyai omzet penjualan lebih dari 1 (satu) miliar.

            Menurut Departemen Perindustrian (1993) UKM didefinisikan sebagai perusahaan yang dimiliki oleh Warga Negara Indonesia (WNI), memiliki total asset tidak lebih dari Rp 600 juta (diluar area perumahan dan perkebunan). Sedangkan definisi yang digunakan oleh Biro Pusat Statistik (BPS) lebih mengarah pada skala usaha dan jumlah tenaga kerja yang diserap. Usaha kecil menggunakan kurang dari lima orang karyawan, sedangkan usaha skala menengah menyerap antara 5-19 tenaga kerja.

            UKM hadir sebagai salah satu jalan keluar bagi Indonesia untuk bangkit dari masa- masa krisis ekonomi. Selain itu, UKM tumbuh dengan berlandaskan ekonomi domestik, sementara itu pertumbuhan sektor ekonomi Indonesia pun sebagian besar didorong oleh ekonomi domestik. Disinilah dapat dilihat betapa kuatnya pengaruh UKM di Indonesia, yang jumlahnya sekarang masih terus bertambah.

            UKM merupakan salah  satu ujung tombak yang penting bagi Indonesia untuk dapat menguasai pasar bebas di tahun mendatang. Dari data yang dihimpun BPS saat ini UKM Indonesia berjumlah 56,5 juta. Mari kita tengok sejenak bagaimana unggulnya UKM Indonesia di tahun 1998. UKM merupakan salah satu penyelamat kondisi perekonomian Indonesia karena mampu  menyerap banyak tenaga kerja yang saat itu pengangguran atau terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Selain itu, UKM mampu bertahan di tengah guncangan krisis moneter yang melambungkan harga barang- barang kebutuhan rumah tangga masa itu. Jutaan UKM Indonesia bahkan kini mampu menyumbang hingga 56% Produk Domestik Bruto (PDB). UKM jelas memegang peranan vital dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

            Melalui pasar bebas, UKM justru tak perlu khawatir akan  tergerus oleh serbuan barang impor, karena dengan nilai- nilai lokal yang diusungnya menjadi senjata utama menghadapi barang asing. Nilai kelokalan inilah yang perlu diandalkan setiap UKM di Indonesia. Local is the new power. Kekuatan dalam ciri khas lokal setiap produk UKM ini yang akan membuatnya mampu  bertahan dengan keunikannya tersebut. Produk lokal, orang- orang lokal dan segmen pasar lokal. Ketiga hal ini saling terkait satu dengan lainnya. Dengan mengusung nilai kelokalan ini bukan  mustahil jika kelak segmen pasar lokal UKM akan menggaet perhatian pasar global. Bukanlah  tak mungkin jika keunikan ini membawa nama produk lokal UKM Indonesia bersaing dengan produk branded yang ada di pasar internasionaL.

- - -


                                                                                    Written by

                                                                                    ISTHIQOMAH NURHASANAH

Rabu, 16 April 2014

KEWIRAUSAHAAN

Kewirausahaan adalah proses penciptaan sesuatu yang berbeda nilainya dengan menggunakan usaha dan waktu yang diperlukan, memikul resiko finansial, psikologi dan sosial yang menyertainya, serta menerima balas jasa moneter dan kepuasan pribadi. Kewirausahaan (Entrepreneurship) berasal dari bahasa Perancis : yang artinya adalah Perantara sedangkan orang yang merubah nilai sumber daya, tenaga kerja, bahan dan faktor produksi lainnya menjadi lebih besar daripada sebelumnya dan juga orang yang melakukan perubahan, inovasi dan cara-cara baru disebut wirausahawan. selain itu ada tiga jenis perilaku kewirausahaan diantaranya:
  1. Memulai inisiatif
  2. Mengorganisasi dan mereorganisasi mekanisme sosial/ekonomi untuk merubah sumber daya dan situasi dengan cara praktis
  3. Diterimanya resiko dan kegagalan
           
Kewirausahaan Dalam Perspektif Sejarah Muncul pertama kali di Inggris pada akhir abad 18 Diawali dengan penemuan-penemuan baru seperti mesin uap, mesin pemintal dll Tujuan utama mereka adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas. Jadi keuntungan dan kekayaan bukan tujuan utama. Menurut McClelland ada beberapa karakteristik wirausahawan antara lain:
1.      Keinginan untuk berprestasi
2.      Keinginan untuk bertanggung jawab
3.      Preferensi kepada resiko-resiko menengah
4.      Persepsi kepada kemungkinan berhasil
5.      Rangsangan oleh umpan balik
6.      Aktivitas energik
7.      Orientasi ke masa depan
8.      Keterampilan dalam pengorganisasian
9.      Sikap terhadap uang
Seorang wirausahawan suskes dengan n Ach tinggi dapat terlihat dengan beberapa kriteria diantaranya:
•         Kemampuan inovatif
•          Toleransi terhadap kemenduaan (ambiguity)
•          Keinginan untuk berprestasi
•          Kemampuan perencanaan realistis
•          Kepemimpinan terorientasi kepada tujuan
•          Obyektivitas
•          Tanggung jawab pribadi
•          Kemampuan beradaptasi
•          Kemampuan sebagai pengorganisasi dan administrator


            Selain itu menurut Mc.Clelland Tiga kebutuhan dasar yang mempengaruhi pencapaian tujuan ekonomi diantaranya adalah:
1. Kebutuhan untuk berprestasi (nAch)
         n-ACH adalah motivasi untuk berprestasi , karena itu karyawan akan berusaha mencapai prestasi tertingginya, pencapaian tujuan tersebut bersifat realistis tetapi menantang, dan kemajuan dalam pekerjaan. Karyawan perlu mendapat umpan balik dari lingkungannya sebagai bentuk pengakuan terhadap prestasinya tersebut.

2. kebutuhan untuk berafiliasi (n Afil)
         Kebutuhan untuk Berafiliasi atau Bersahabat (n-AFI) Kebutuhan akan Afiliasi adalah hasrat untuk berhubungan antar pribadi yang ramah dan akrab. Individu merefleksikan keinginan untuk mempunyai hubungan yang erat, kooperatif dan penuh sikap persahabatan dengan pihak lain. Individu yang mempunyai kebutuhan afiliasi yang tinggi umumnya berhasil dalam pekerjaan yang memerlukan interaksi sosial yang tinggi. Mc Clelland mengatakan bahwa kebanyakan orang memiliki kombinasi karakteristik tersebut, akibatnya akan mempengaruhi perilaku karyawan dalam bekerja atau mengelola organisasi.

3. kebutuhan untuk berkuasa (n Pow)
Kebutuhan akan Kekuasaan (n-POW) Kebutuhan akan kekuasaan adalah kebutuhan untuk membuat orang lain berperilaku dalam suatu cara dimana orang-orang itu tanpa dipaksa tidak akan berperilaku demikian atau suatu bentuk ekspresi dari individu untuk mengendalikan dan mempengaruhi orang lain.

            Ada beberapa sumber gagasan dalam identifikasi peluang usaha baru misalnya seperti; kebutuhan akan sumber penemuan, hobi atau kesenangan pribadi, mengamati kecenderungan-kecenderungan,m engamati kekurangan-kekurangan produk dan jasa yang ada, kegunaan lain dari barang-barang biasa, pemanfaat produk dari perusahaan lain. Hal yang tak kalah pentingnya dalam memulai usaha diataranya seorang wirausahawan harus menganalisa pulang pokok (adalah proses menghasilkan informasi yang mengikhtisarkan berbagai tingkat keuntungan dan kerugian yang berkaitan dengan berbagai tingkat produksi) seperti; biaya tetap, biaya variable, biaya total, pendapatan total, keuntungan, kerugian, titik pulang pokok. unsur unsur diatas harus diperhatikan oleh seorang pelaku usaha.

            Kegiatan waralaba (Franchise adalah pemberian sebuah lisensi oleh seseorang (franchisor) kepada pihak lain (franchise).lisensi tersebut memberi hak kepada franchise untuk menggunakan merek dagang franchisor dan seluruh elemen yang diperlukan untuk menjalankan bisnisnya dengan dasar-dasar yang telah ditentukan sebelumnya. jenis- jenis waralaba (franchise) diantaranya;
1. Franchise untuk mendistribusikan hasil produksi
2. Franchise yang menawarkan nama, citra, metode menjalankan usaha, dll
3. Franchise yang menawarkan jasa seperti agen pribadi, konsultasi pajak dan         real estate

      aktifitas total dengan mana penjual mempengaruhi transfer barang dan jasa pada pembeli, mengarahkan usahanya pada pemerhati dengan menggunakan satu media atau lebih untuk tujuan mengumpulkan tanggapan melalui telepon, pos atau kunjungan dari calon pelanggan pengertian dari pemasaran langsung. Dalam melakukan pemasaran secara langsung seorang pelaku usaha dapat menggunakan teknik-teknik artenatif berikut diantaranya:
  1. Periklanan terklasifikasi
  2. Periklanan display
  3. Kiriman pos langsung
  4. Katalog penjualan
  5. Pemasaran tanggapan langsung media

            Selain itu ada dua jenis bentuk kepemilikan perusahaan diantaranya; Pemilikan tunggal / perseorangan (firma) yaitu kepemilikan yang dimiliki dan dijalankan oleh 1 orang selain itu pemilik tidak perlu membagi laba yang kedua kongsi harus ada perjanjian tertulis, dimiliki 2 orang atau lebih, umur perusahaan terbatas, pemilikan bersama atas harta, ikut serta dalam manajemen dan pembagian laba.

            Jika seorang pelaku usaha mengalami kepalitan yaitu dimana sebuah institusi bisnis tidak mampu menutupi kewajiban jangka pendeknya. Ada tiga cara penyelesaian artenatif mengatasi masalah kepalitan diantaranya; likuidasi, reorganisasi, perpanjangan waktu pembayaran.


- - -

                                                                                    AUTHOR ;
                                                                                    ISTHIQOMAH NURHASANAH
                                                                                    2SA04
                                                                                    13612857

Senin, 10 Maret 2014

#M&AB

Me and ancient Books
(sebuah perjalanan mencari tumpukan buku kuno)





            Huah,,, sabtu yang lalu gue manusia petualang yang punya dua lubang hidung dan satu mulut setengah nganga,,  pergi mencari buku untuk keperluan kuliah gue dengan setengah hati, gue berencana untuk mencari disekitar daerah Jakarta bersama dengan temen satu kampus gue,,

            Pagi hari jam weker menunjukkan pukul 06:30 menit waktunya gue untuk bergegas beranjak dari tempat persemayaman gue, hahh sebenarnya ritual ini yang paling gue benci gue harus mandi pagi, ditambah lagi dengan cuaca yang mendung dan udara dingin menambah kemalasan gue untuk mandi, “mama, siapin tanah kalo gak ada debu lantai juga gapapa ma,” gue manggil mama yang sedang menyiapkan sarapan diruang tengah. “buat apa emangnya” sahut mama, “buat bersihin badan ma, hari ini aku males mandi” balas gue, “udah jangan ngaco mandi lah kamu liat iler disekujur tubuh kamu bikin aroma ruangan rumah jadi bau sampah” sahut mama, dengan setengah teriris-iris hati gue dibilang kaya gitu sama mama gue sendiri, akhirnya gue bergegas mandi, suhu air di kamar mandi yang lumayan dingin menyambut gue dengan setengah dendam, kalo air bisa ngomong mungkin air akan berkata “ haahaha, sekarang gue  siram badan loe dengan suhu gue yang bikin badan loe menggigil, rasakan pembalasan gue ‘dendam air pelet 1’” back to story,,

            After finish take a bath, gue menyiapkan barang bawaan untuk gue bawa selama diperjalanan, seperti paku, telur hitam, ayam cemani, boneka santet dan berbagai benda tajam lainnya,, ehhh tunggu sebenarnya gue ini mahasiswa apa dukun sih. Halah ngaco, back to story, setelah semuanya siap gue segera menghubungi wina, *nama samaran* untuk janjian, gue beranjak meninggalkan rumah, dengan menaiki kendaraan umum menuju tempat janjian. Singkat cerita, kami sampai di terminal BlokM yang terletak di selatan Jakarta.

            Sebenarnya gue gak asing sama tempat ini, beberapa tahun yang lalu gue pernah ketempat ini, mungkin jangka waktu yang lumayan lama menbuat gue lupa. Selain itu, beberapa perubahan akibat pembangunan membuat suasana sekitar BlokM berubah. sesampainya di districk BlokM terlihat beberapa store menawarkan diskon yang sangat menggiurkan, “shitt, coba gue gak ada keperluan untuk mencari buku, mungkin gue udah shopping berbagai jenis barang disini” gumam gue dalam hati, maklum, nafsu belanja adalah salah satu nafsu yang sulit tertahankan bagi kaum hawa khususnya gue.

            Eniwei, untuk mempersingkat waktu, kami segera menuju bookstore yang berada  di basement gedung BlokM square, suasana yang bisa gue gambarkan saat gue berada disana, tempatnya yang lumayan cozy buat nongkrong khususnya buat pecinta buku alias kutubukukers. fasilitas ruang berAC dan nyaman menjadi salah satu daya tarik pengunjung selain buku-buku yang ditawarkan lumayan murah dan beragam. Kami mendatangi seluruh stand bookstore dan mencari buku yang kami ingin beli, ditengah-tengah pencarian gue ngeliat seorang wisatawan *foreign tourist*  sedang melihat buku-buku disana, wisatawan tersebut nampak kebingungan untuk berkomuniasi dengan penjual buku di salah satu toko yang dia kunjungi, gue sebenarnya berniat membantu wisatawan tersebut, namun waktu yang tak memungkinkan ditambah lagi buku yang kami cari tidak ada, akhirnya kami memutuskan bergegas untuk melanjutkan perjalanan ke daerah Jakarta pusat tepatnya di kwitang.

            Dengan sedikit kecewa gue bergegas melanjutkan perjalanan dengan menaiki bus transjakarta, maklum, gue belum pernah naik tranjakarta sebelumnya ke arah BlokM dengan bingung gue mencari loket karcis untuk membeli karcis, kesana-kemari seluruh tempat kami berdua terlusuri, namun belum juga menemukan loket untuk membeli tiket transjakarta, hingga akhirnya gue meninggal,, ehh maksudnya meninggalkan tempat dan memutuskan untuk bertanya kesalah seorang penjual tissue yang sedang berteduh, “ bang, pasti tukang tisu ya?” gue “kok mba tau” tukang tissue, “ soalnya abang telah membalut luka hatiku dengan selembar tisu yang abang pegang,”gue. halah malah jadi ngerayu gini, maksudnya dialog yang bener begini “permisi pak mohon maaf, tempat pembelian loket transjakarta dimana ya”gue “mba turun aja dilorong yang ada dibagian depan, mba jalan lurus terus belok kiri, nah itu loketnya” tukang tisu. “baik, terimakasih ya pak tisu”gue. segera kami beranjak meninggalkan tempat dan menuju arah yang telah tukang tisu tadi tunjukkan.

            Eniwei, singkat cerita kami menaiki bus transjakarta, didalam bus kami dengan pedenya melenggok mencari tempat duduk dibagian depan, gue segera menyantap makanan yang kami beli disalah satu foodstore tadi, sambil diselingi dengan obrolan santai, gue melirik mata kearah supir dan sekitar namun, karena supirnya sudah tua gue putuskan untuk berhenti melirik supir tersebut. Ditengah santap siang dengan makanan ringan, kami ditegur oleh seorang petugas bus, “maaf makannya di delay dulu ya mba”petugas bus “halah shittt, gak tau apa gue tuh laper banget, kalo gue udah laper biasanya besi pegangan bus gue makan juga” gumam gue dalam hati sambil memuramkan wajah.

            Sesampainya ditempat tujuan dihalte pasar senen, kami segera bergegas menuju kwitang, namun karena kami tidak tau dimana kwitang, gue mencoba bertanya ke salah satu tukang ojek yang sedang mangkal, dia menunjukkan arah ke pasar buku kwitang, kesana-kemari berjalan kami tak kunjung menemukan pasar buku yang kami tuju, dengan sedikit gerakan erotis gue mencoba merengangkan otot kaki yang mulai pegal. Dan akhirnya kami mencoba bertanya sekali lagi dengan tukang bajai yang sedang sekarat, “bang tau toko buku kwitang gak” gue “akhh, neng lurrrru,,,,s  aja, perempatan lampu merah belok kiri ya ne…..”tukang bajai tiba-tiba koma diatas bajai.

            Singkat cerita, kami sampai ke beberapa stand bookstore yang berada dipinggir jalan, kami mulai mencari buku yang kami inginkan. hingga akhirnya kami memutuskan menyerah untuk mencari buku tersebut sambil mengayunkan langkah  dan bergumam “sialan dosen sialan, nyusahin mahasiswa, nyari buku yang susah dicari, kampr**t huff damn,, nyerah angkat tangan dikamera cctv” gue yang menampakkan muka setengah kesel dan jengkel, mencoba menenangkan emosi gue dengan makan siang disalah satu rumah makan yang berada tidak jauh dari pasar senen.

            Hingga akhirnya kami memutuskan menghentikan pencarian dan pulang kerumah menaiki transjakarta, kami membeli tiket dan menunggu atrean yang lumayan panjang, ditengah-tengah atrean gue mencium bau setengah asem, setelah gue telusuri bau tersebut bersumber dari ketek-ketek yang mulai teroksidasi dan menguap menyebarkan aroma yang bikin gue sekarat. kami pun sampai di terminal pulogadung dan melanjutkan perjalanan dengan menaiki angkutan umum 01 jurusan pulogadung –bekasi, ditengah-tengah perjalanan perut gue terasa mules, rasa mules semakin menjadi, dan sialnya gue mendapati jalanan yang macet parah.. dan rasa mules ini tidak dapat dikompromi lagi,

            “aduh,, mules,mules sumpahh, kenapa ini gue takut udah pembukaan duabelas, gue takut mengeluarkan semua ini diatas angkutan” gumam gue dalam hati dengan muka nahan kentut,, “tuhan kenapa,,kenapa timingnya gak tepat kenapa harus terjadi saat kondisi seperti ini,, kenapa,,kenapa”gue bertanya pada supir angkot yang bergoyang, setelah menahan pup yang lumayan lama akhirnya gue sampai didepan arah menuju ke rumah gue. gue berjalan terseok-seok dengan setengah ngangkang kaya orang pingin ngelahirin bayi babikupret, gue gak sanggup berjalan jauh dan gue putusin untuk naik ojek yang sedang mangkal disekitar wilayah tersebut.

            “BANGGGG,, ojek,, ojek ke dalem ya” gue “dalem mana neng cantik dalem hatinya eneng eaaa”tukang ojek “woiii kampr**t gue mules ni, jangan sampai gue keluarin disini, udah cepet anter gue entar gue tunjukin arahnya” “sipp eneng cantik ayo naiklah abang anter dengan selamat sampai tujuan” tukang ojek. Dan akhirnya gue sampai kerumah segera gue selesaikan urusan gue dengan pup ini di toilet rumah gue,, legaaaa,, plongg, ehh mampus gue baru inget ternyata gue lupa bayar ojek, segera gue memanggil mama untuk membayar ongkos ojeknya.



*END*

Minggu, 02 Maret 2014

## Fenomenia

FENOMANIA SELFISH

            Ehm, pertama gue mo bilang terimakasih pada pihak-pihak yang telah memberikan gue ruang inspirasi untuk postingan gue kali ini, terutama pada genk alay, @GambarTawa, dan paranormal ngawur “ki joko udel,”.

            Eniwei, dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat, serta kebebasan mengespresikan diri yang diizinkan oleh pemerintah. membuat setiap makhluk baik yang abstral, maupun manusia setengan siluman kaya gue ini. bebas mengekspresikan gaya mereka didunia maya, ini mengakibatkan munculnya fenomena selfie “adalah suatu fenomena ketika seseorang mengkspresikan diri mereka sendiri melalui lensa kamera yang kemudian diupload ke media sosial”.


            Fenomena  selfie semakin menjadi kaya ingus yang mengalir tanpa henti. Berbagai pose mereka tunjukkan seperti foto dengan memonyongkan bibir sepanjang 20cm ke depan kamera, mengacungkan tangan, memgekspresikan wajah sexy atau bergaya dengan pose-pose aneh seperti “nungging, akrobat, tengkurep,ngesot dan macem-macem” yah itulah fenomena selfie yang lagi ngetrend di dunia maya mulai dari masyarakat biasa sampai ke pemimpin negara juga ngak mau kalah untuk berfoto selfie nih gambarnya,,


Gile, gaya banget nih para kepala negara. disela-sela kegiatan mereka saat berkeja sempet-sempetnya berfoto selfie. gue ngak mo komentar banyak soal foto ini karena gue bukan roy suryo atau abimanyu yang jago komentar soal foto. cukup jangan paksa gue untuk komentar, udah cukup,cukup.

            Selain manusia ada juga binatang yang ngak mau kalah berpoto selfie dilensa kamera. emang sih aneh kok binatang-binatang ini mempunyai naluri narsis seperti manusia, kaya gini ni kalo mereka lagi narsis,,


Nah kalo ini gue punya sedikit cerita untuk foto diatas, gambar pertama itu diambil saat mr.dogy lagi pup tapi ngak keluar-keluar saking keselnya menunggu akhirnya dia berfoto selfie. gambar yang kedua diambil saat Laura ‘majikan mr.dogy’ lagi berenang dilaut tiba-tiba ada ikan hiu muncul dan menerkam sebagian tubuhnya karena dia tau dia akan mati makanya dia bikin cover yasin sekalian “mumpung momentnya pas gue foto sekalian lah” ‘kata Laura’ yang gambarnya seperti foto diatas ekstrim sih, namanya juga fenomena selfie. gambar selanjutnya diambil untuk keperluan foto prewedding mr.dogy, saat mereka lagi foto tiba-tiba ada kangtip dateng, membuat mr. dogy kaget dan menampakkan ekspresi kaya lagi sakaratul maut sementara mrs.dogy menanggapinya dengan ekpresi santai. Foto terakhir diambil saat mr.dogy selesai fitness untuk menunjukkan dadanya yang sixpack dia berfoto selfie sambil berkata “ehemmahhh, sexy juga dada eke bok,, uuulalala ayo sapa yg mo kencan sama eke, nanti eke kasih kiss lho” mr. dogy termasuk jenis ras anjing terong-terongan harap dimaklumi.

            Fenomena selfie juga melanda keberbagai jenis makhluk seperti yang gue udah singgung sebelumnya, dengan berbagai ekspresi mereka tunjukkan seperti ekspresi Joy taslim abis kesengat listrik, Susan lagi mandi dan beberapa ekspresi foto selfie yang dipaksakan yang terlihat seperti gambar dibawah ini,,


Untuk gambar selfie lainya bisa lihat dibawah ini;

                                          



           Gile bener akhirnya selesai juga tulisan gue ini, dengan kesibukan gue yang padat, gue manusia setengah amoeba mencoba menganalisis berbagai fenomena yang sedang trend dimasyarakat. akhir kata “semoga ketawa dehh”.



Senin, 17 Februari 2014

## Truly Comedy

UNDERESKRIMATE

            Ditengah-tengah gue menulis cerita ini gue bingung membuat judul yang menarik dan sesuai dengan konsep tulisan gue. waktu itu gue lagi kepingin banget eskrim yang dijual disalah satu café yang berada di salah satu mall di Jakarta pusat karena cuaca yang tidak mendukung, gue urungkan niat gue untuk membeli eskrim tersebut karena keinginan membeli eskrim yang tertunda akhirnya gue beri judul tulisan gue kali ini dengan judul (sound effect,,,jengjengjengjengjengjeng) “undereskrimate”. sebenarnya tulisan gue kali ini menceritakan salah satu moment paling absurd yang pernah gue alami sebagai manusia.

            Waktu itu, sebelum gue menjelma sebagai manusia seutuhnya seperti saat ini, yah seinget gue saat itu usia gue masih 7tahun, mama gue yang cantik dan sexy mendaftarkan gue untuk mengikuti kontes menyanyi yang diadakan disekolah gue. dengan tersentak mampus saking tersentaknya gue loncat dengan kagetnya dan tanpa sadar gue udah diatas genteng rumah gue dalam posisi nungging. alhasil gue gak bisa turun dari atas genteng dengan sigapnya mama gue yang cantik dan sexy memanggil regu tim SAR untuk menolong gue untuk turun dari atas genteng. Loh kok jadi ngelantur ceritanya,,,,,

            Lanjut, back to real story, sebenarnya gue kurang pede dengan kemampuan gue menyanyi, ‘lebih pantes sih gue ikut kontes berkicau dibanding menyanyi, lah emang gue burung perkutut’ dengan keinginan mama gue, akhirnya gue mengiyakan permintaan mama gue yang agak sedikit memaksakan. Sebelum hari-H kontes menyanyi itu dimulai. gue mempersiapkan diri dan mental gue dengan berbagai latihan, baik itu latihan fisik, suara sampai ke latihan debus gue udah jalani demi keinginan mama gue itu. Waktu itu pelatih nyanyi gue adalah kak tasya yah dia anaknya temen arisan mama gue orangnya sih cantik (sambil nunjukkin muka sinis) dan memiliki suara yang lumayan bagus menurut gue. dia diminta oleh mama gue untuk mengajarkan putri cantik dan imutnya ini untuk melatih benyanyi.

            Pada keesokan harinya,“yah sebelum bernyanyi coba tentukan nada dasar dulu yah manis” ujar kak tasya kepada gue, dalam hati menggerutu “nada dasar itu apa yah (masang muka polos) gue gak ngerti”,, “coba do,,re,,mii,fa,,” dengan memencet piano dia menyuruh gue mengeluarkan suara aneh itu dan gue pun mengikuti “ doeee,, rehhhk,, miehhh (tiba-tiba keselek kutu) akhhhh”,, “kamu kenapa ayo coba pelan-pelan yah sayang” ujarnya
Gue coba sekali lagi “doerr, miekkh,, pfakk,”,, “bukan doerrr sayang tapi do,” ujarnya sambil mengajari gue nada dasar, dengan sabar dan setengah mampus dia mengajari gue teknik dasar menyanyi.

             Hingga akhirnya dia menyerah sendiri,, dia mengatakan kepada mama gue “maaf bu saya sudah tak sanggup mengajarkan anak ibu menyanyi lagi,, saya nyatakan berhenti,,” “lho ko, kenapa, ehh jangan berhenti dulu dong,, ehh mau kemana” guman mama kepada kak tasya, sambil menahannya untuk tidak meninggalkan rumah gue. dan akhirnya kak tasya tak tahan dan dia meninggal,, ehh maksudnya meninggalkan kediaman gue entah kemana perginya.

            “yahsudahlah, kalo ngak ada yang mengajari kamu menyanyi mama akan turun tangan langsung untuk melatih vokal kamu. Mau ngak kamu!!!!?”gumam mama,,
“apaaaaa!!!( dengan muka nestapa)” gue dengan terpaksaa menyanggupi permintaan mamaa.”. “untuk latihan pertama, kamu gak usah nentuin nada dasar apalagi not balok atau mecahin bongkahan balok gak usah nak,, ayo coba kamu panggil tukang ketoprak yang lewat didepan rumah itu untuk berhenti dengan menggunakan tinggi vokal  4oktaf” ujar mama “banggggggg beli ketorprakkkk weuiiii satu gerobak!!,, eh slahh satu bungkus bang”teriak gue,, tiba-tiba terjadi gempa sesaat di daerah Jakarta “good job baby” sahut mama “ehh buseettt suara apa tu yaaa. Kenceng amet” sahut tukang ketoprak “suara saya ituhh bang” gumam gue “dibungkus apa di piring dek, cabenya berapa?” tanya tukang ketoprak ke gue “dipiringggg (dengan vocal 4 oktaf),, cuabeeenya saaaatuuu banggg” jawab gue “dekkk abang kagak budek gak usah pake teriak juga kali dek” gumam tukang ketoprak pada gue.“saya lagi latihan vokal bang, buat pentas nyanyi besok” gue membalas

            Singkat cerita, hari-H kontes menyanyi dimulai dengan sibuk mama yang super rempong mendandani gue supaya terlihat cetar saat di panggung nanti. Dengan baju dress pink dan dilengkapi dengan assesoris bando kupu-kupu malam diatas kepala gue yang menambah pesona gue sebagai anak umur 7 tahun yang cantik,imut dan sexy kala itu.
“huahhh mama,mama,mama aku nervous nih,, aku kepengen mati aja mah”gumam gue
 “ehh jangan mati dong please deh ahh,, nanti mama gak punya anak kaya kamu lagi dong,, ayo entar kalo kamu menang mama ajak kamu ke kebun binatang,, kita liat papa disana,, ehhh maksudnya mama, liat binatang lucu disana” mama membalas gumaman gue “mama kacau nih, moso papa dikebun binatang kan papa orang yang paling keren yang pernah aku punya,, tapi gimana aku nervous mah” sahut gue “ayo coba tarik nafas keluarin,, tarik nafas, keluarin ehh tapi hati-hati dengan cepiritmu itu yah nak”ajak mama agar gue mengikuti apa yang disuruhnya.

            “emhhh,,huahh,,emhhh,huahhh” gue mengikuti perintah mama,, yah next kontestan  “ISTIIIII” “ehh udah ayoh cepet siap-siap nama kamu udah dipanggil”sahut mama, akhirnya gue maju keatas panggung, sementara itu dibawah panggung, mama sibuk mengumpulkan makanan yang ada didalam box makanan yang disediakan oleh panitia acara. “ayo mulai nyanyi yah nak” sahut salah seorang panitia, saat itu gue menyanyikan lagu anak-anak yang berjudul kasih ibu sepanjang masa, dengan penuh percaya diri setengah sekarat, gue menyanyikan bait demi bait lagu itu.

            Ditengah-tengah lagu, gue mengalami lupa lirik alhasil gue bingung, ditengah kebingungan gue mendengar suara sumbang dari bawah panggung “alahh paling dia gak bisa nerusin lagunya huhhh kalah,, dah paling kalah, dia gak mungkin ngalahin gue”suara sumbang salah satu saingan gue “huahh gue dengan sok belagunya menantang dia duel. emang sih dengan badan gue yang seksi cenderung kaya babi bunting ini, gak mungkin gue bisa naklukin dia dan saat ini adalah moment yang tepat buat nunjukkin  kalo gue juga bisa” gumam gue sambil menggerutu dalam hati.

            Akhirnya gue membuktikan beberapa pendapat orang yang meng-uderestimate-kan gue bahwa gue juga bisa nyanyi walaupun suara gue gak sebagus Raisa ‘kalo penyanyi sekarang’ yang triakannya aja bisa menjadi backsound iklan salah satu produk shampoo, sementara triakan gue bisa menjadi salah satu backsound orang tawuran. Back to real story, akhirnya result diumumkan oleh tiga orang juri, dengan dakdigdug gue mendengarkan hasil keputusan , satu persatu kontestan gugur dan nama gue disebut “yah baik keputusannya adalah istii lolos sebagai pemenang kontes menyanyi kali ini” sahut salah seorang panitia, “gw gak tau apa yang terlintas dibenak juri-juri itu, kenapa gw bisa jadi pemenangnya dan sampai sekarang gw bingung kenapa gw bisa menang” dan akhirnya serentak tepuk tangan menggelora diseluruh ruang, sementara itu mama gue dengan semangat riang gembira memeluk tubuh gue dengan erat dan menyambar hadiah uang tunai dengan cepat yang diberikan oleh salah satu koordinator acara. Akhir acara kami semua berfoto-foto bersama diatas panggung, gue dan mama gue yang termasuk dalam golongan keluarga ‘narsismeaeopiolic’ (narsis tingkat malaikat) berpose dengan sexy diatas panggung bersama para kontestan dan panitia lainnya.
                                                           
#END#


COMING SOON:
TANPA JUDUL

            gile bener, akhirnya selesai juga tulisan ini, setelah sekian abad gue buat dengan penuh penghayatan lahir dan batin dan dibantu
beberapa paranormal kondang akhirnya netes juga huahhhhh lega rasanya. memang sulit menyelesaikan tulisan ini ditambah lagi dengan kesibukan gue sebagai manusia setengah amoeba yang kadang menjelma sebagai kutu kupret merah jambu. seringkali,,,,
         

          Tulisan ini berbeda dengan beberapa tulisan yang pernah gue posting sebelumnya, tetep dengan konsep komedi slengean khas abg cabe-cabean. Yang bakal bikin buat loe berhenti bernafas jika loe baca ceritanya, apa dan bagaimana kelanjutan ceritanya nantikan,,,,

Rabu, 29 Januari 2014

TRIANGLE OF LOVE

ALLAH DIANTARA AKU DAN KAMU

            Mentari pagi telah menampakkan sinar indahnya dibumi ini, seakan memberiku sebuah dorongan semangat untuk memulai aktivitas rutinku setiap hari. Tiba-tiba telepon berdering “kringg” segera ku berlari keruang tamu untuk mengangkat telepon
‘halo dengan siapa yah’ sautku,,
‘aku farah temanmu saat SMA dulu,’sautnya dari balik telepon,
‘Farah apa kabarmu saat ini,’ tanyaku kepadanya
‘aku baik-baik alhamdullilah’ jawabnya
‘ngomong-ngomong kamu ada waktu ngak untuk hadir ke acara reoni angkatan sekolah kita’ ajak Farah kepadaku
‘yah, kebetulan aku sedang tidak terlalu sibuk saat ini, boleh juga, kalo begitu aku ikut’
Singkat cerita, akupun meng-iyakan permintaan Farah untuk menghadiri acara reoni sekolahku,

            Sesampainya disekolahku, segera ku salami kawan lamaku serta guru yang hadir di acara reoni kala itu sambil diselingi dengan perbincangan santai, ditengah-tengah perbincangan santai kami, ku mendengar ada seseorang memanggil-manggil namaku dari kejahuan, segera kuhampiri suara itu, dan ternyata itu suara Farah. Dengan memakai
T-shirt berwarna biru muda yang dipadu dengan jins panjang, penampilan Farah terlihat casual kala itu, kami pun berbincang-bincang hangat mengenang masa lalu kami kala bersekolah disini. dan tak lupa Farah mengenalkan pacar dan temannya kepadaku, mulai sejak itu awal perkenalanku dengannya.

            Ku salami pacar dan temannya Farah, dia pun memperkenalkan dirinya
‘Hai perkenalkan namaku Rangga’ saut temannya’ sambil bercuri-curi pandang ke arahku dan dengan agak sedikit malu-malu ku melakukan hal yang sama padanya. ku genggam tangan kekarnya dan entah apa yang kurasakan kala itu, tubuhku berkeringat dingin diiringin dengan degupan jantung yang begitu kencang seakan-akan tak berdaya. Dalam hatiku berbicara ‘ya allah kenapa diriku ini aku tak pernah merasakan hal yang seperti ini, tubuhku seakan-akan lemas dan ingin jatuh tak berdaya, dan apakah ini rasanya jatuh cinta?’ benar kata orang bahwa jatuh cinta dapat membuat seseorang salah tingkah ketika melihat orang yang dicintainya.

            Setelah acara reoni berakhir, aku dan Rangga bertukar nomor handphone, dari situlah kami mulai saling mengenal satu sama lain. Namun, Rangga belum pernah menyatakan perasaannya kepadaku hingga saat ini, tapi ku bisa mengartikan bahwa dia ada rasa dan mencintaiku, dari sikap dan perhatian yang ia selalu tunjukkan kepadaku. Memang Rangga adalah sosok pria yang tak sama seperti pria kebanyakan yang tak sering mengungkapkan rasa cinta lewat kata atau puisi romantis, namun ia lebih menunjukkan lewat sikap dan bahasa tubuhnya bahwa dia sedang suka denganku, itulah yang membuatku tertarik dan jatuh hati kepadanya.

            Rangga adalah sosok penyayang, penyabar dan agak sedikit kaku ketika dia berbicara denganku entah mengapa aku pun tak tahu, sering kali kita berdiskusi tentang banyak hal dan yang membuatku suka adalah dia sosok yang sangat cerdas, memiliki pengetahuan yang lebih dariku serta sikapnya yang selalu santun dan ramah pada setiap orang termasuk aku. Terlebih lagi yang aku suka darinya ialah dia sangat memahami agama dengan baik, menurutnya wanita adalah sebuah perhiasan berharga yang harus dijaga agar tidak dicuri oleh orang yang bukan hak darinya, selain itu dia sangat menghargaiku seperti dia menghargai ibu dan kakak perempuannya. yah itu sedikit ceritaku tentang Rangga.

             Saat ini, kita terpisah oleh jarak karena Rangga harus meneruskan studinya di salah satu universitas negeri yang berada di kota malang. walaupun jarak memisahkan raga kita berdua namun, rasa sayangnya kepadaku dan sebaliknya akupun begitu padanya takkan pernah terpisahkan oleh jarak. Biarkan jarak ini yang membuat kita belajar untuk saling percaya, setia dan saling menjaga lewat doa. Biarkan allah yang meneruskan cerita cinta ini, tentu hanya allah yang tahu siapa jodoh kita nanti, namun hanya kau yang membuatku nyaman jika aku berada didekatmu dan tak ada seorangpun yang bisa mengganti rasa itu hingga saat ini dan untuk selamanya. “halah cukup puisinya”
*END*

            memang cinta itu datangnya dari allah, dialah yang maha penyayang yang memberikan rasa cinta pada setiap manusia, kesucian cinta akan dapat selalu terjaga dengan ikatan suci pernikahan bagi setiaap insan yang telah mampu untuk menjalaninya. selalu hadirkan allah pada setiap kehidupan kita termaksuk kala kita sedang jatuh cinta, Yapp itulah kisah yang kutulis lewat rangkaian kata-kata singkat, semoga manfaat.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Coming soon “undereskrimate”
Cuplikan naskah;
          “huahh gue dengan sok belagunya menantang dia duel. emang sih dengan badan gue yang seksi cenderung kaya babi bunting ini, gak mungkin gue bisa naklukin dia dan saat ini adalah moment yang tepat buat nunjukkin  kalo gue juga bisa (bergumam dalam hati)”
         

          Cerita ini adalah sebagian pengalaman yang gue alami dalam menjalani setiap moment yang paling absurd dalam hidup gue.

Rabu, 08 Januari 2014

#SOFTSKILL {AGAMA & MASYARAKAT}

1.  Fungsi agama dalam masyarakat

            Agama merupakan salah satu prinsip yang (harus) dimiliki oleh setiap manusia untuk mempercayai Tuhan dalam kehidupan mereka. Tidak hanya itu, secara individu agama bisa digunakan untuk menuntun kehidupan manusia dalam mengarungi kehidupannya sehari-hari. Namun, kalau dilihat dari secara kelompok atau masyarakat, bagaimana kita memahami agama tersebut dalam kehidupan masyarakat ?

Prof. Dr. H. Jalaluddin dalam bukunya Psikologi Agama membantu kita memahami beberapa fungsi agama dalam masyarakat, antara lain:


1.Fungsi Edukatif (Pendidikan)
Ajaran agama secara yuridis (hukum) berfungsi menyuruh/mengajak dan melarang yang harus dipatuhi agar pribagi penganutnya menjadi baik dan benar, dan terbiasa dengan yang baik dan yang benar menurut ajaran agama masing-masing.

2.Fungsi Penyelamat
Dimanapun manusia berada, dia selalu menginginkan dirinya selamat. Keselamatan yang diberikan oleh agama meliputi kehidupan dunia dan akhirat. Charles Kimball dalam bukunya Kala Agama Menjadi Bencana melontarkan kritik tajam terhadap agama monoteisme (ajaran menganut Tuhan satu). Menurutnya, sekarang ini agama tidak lagi berhak bertanya: Apakah umat di luat agamaku diselamatkan atau tidak? Apalagi bertanya bagaimana mereka bisa diselamatkan? Teologi (agama) harus meninggalkan perspektif (pandangan) sempit tersebut. Teologi mesti terbuka bahwa Tuhan mempunyai rencana keselamatan umat manusia yang menyeluruh. Rencana itu tidak pernah terbuka dan mungkin agamaku tidak cukup menyelami secara sendirian. Bisa jadi agama-agama lain mempunyai pengertian dan sumbangan untuk menyelami rencana keselamatan Tuhan tersebut. Dari sinilah, dialog antar agama bisa dimulai dengan terbuka dan jujur serta setara.

3.Fungsi Perdamaian
Melalui tuntunan agama seorang/sekelompok orang yang bersalah atau berdosa mencapai kedamaian batin dan perdamaian dengan diri sendiri, sesama, semesta dan Alloh. Tentu dia/mereka harus bertaubat dan mengubah cara hidup.
Fungsi Kontrol Sosial. Ajaran agama membentuk penganutnya makin peka terhadap masalah-masalah sosial seperti, kemaksiatan, kemiskinan, keadilan, kesejahteraan dan kemanusiaan. Kepekaan ini juga mendorong untuk tidak bisa berdiam diri menyaksikan kebatilan yang merasuki sistem kehidupan yang ada.

4.Fungsi Pemupuk Rasa Solidaritas
Bila fungsi ini dibangun secara serius dan tulus, maka persaudaraan yang kokoh akan berdiri tegak menjadi pilar "Civil Society" (kehidupan masyarakat) yang memukau.
Fungsi Pembaharuan. Ajaran agama dapat mengubah kehidupan pribadi seseorang atau kelompok menjadi kehidupan baru. Dengan fungsi ini seharusnya agama terus-menerus menjadi agen perubahan basis-basis nilai dan moral bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
5.Fungsi Kreatif
Fungsi ini menopang dan mendorong fungsi pembaharuan untuk mengajak umat beragama bekerja produktif dan inovatif bukan hanya bagi diri sendiri tetapi juga bagi orang lain.
Fungsi Sublimatif (bersifat perubahan emosi). Ajaran agama mensucikan segala usaha manusia, bukan saja yang bersifat agamawi, melainkan juga bersifat duniawi. Usaha manusia selama tidak bertentangan dengan norma-norma agama, bila dilakukan atas niat yang tulus, karena untuk Alloh, itu adalah ibadah.


2. {studi-kasus} Konflik yang berkaitan dengan agama yang ada di masyarakat

            Indonesia adalah sebuah masyarakat majemuk yang terdiri atas banyak suku bangsa, baik langsung maupun tidak langsung, dipaksa bersatu di bawah kekuasaan sebuah sistem nasional. Negara kesatuan Indonesia pada dasarnya dapat mengandung potensi kerawanan akibat keanekaragaman suku bangsa, bahasa, agama, ras dan etnis golongan (SARA) sehingga hal tersebut merupakan faktor yang akan berpengaruh terhadap lahirnya potensi konflik. Ini terbukti dengan makin marak dan meluasnya konflik akhir-akhir ini Indonesia.

Hal inilah yang terjadi di pulau Bangka beberapa tahun yang lalu. Karena dorongan faktor perekonomian banyak pendatang mengadu nasib di daerah ini. Suku bangsa keturunan Cina yang sudah sangat lama menetap di pulau Bangka, Suku Madura, Suku Jawa, Suku Bugis, Suku Palembang, dan masyarakat dari daerah Flores serta suku lain dalam jumlah yang relatif kecil. Keanekaragaman suku ini yang terkadang sulit dipersatukan dimana mereka bertahan dengan pandangan sempit, egoisme kesukuan daerah masing-masing, hasilnya gesekan-gesekan konflik pecah menjadi sebuah pertumpahan darah.

Anda masih ingat dengan kerusuhan malam lebaran Idul Fitri tanggal 2 November 2006 di Desa Air Bara antara masyarakat pribumi Bangka dengan warga Air Sampik (mayoritas suku Jawa) yang menyebabkan beberapa rumah warga Air Sampik hangus terbakar, kerusuhan antar penambang timah yang melibatkan antara Suku Bugis Makassar, Suku Palembang, dengan masyarakat asli Belinyu pada tahun 2006.
Penyebab Konflik

Konflik yang terjadi di daerah ini sering diidentikkan dengan konflik fisik yang cenderung dengan penggunaan kekerasan terhadap musuhnya.   Berawal dari hanya permasalahan jatidiri orang-perorang akhirnya berkembang mewakili jatidiri golongan atau kelompok untuk menghancurkan pihak lawan atau memenangkan konflik tersebut.  

Kerusuhan malam lebaran Idul Fitri di Desa Airbara seperti yang disebutkan sebelumnya disebabkan karena tanah kelahiran orang Melayu Bangka yang tinggal di Desa Airbara terasa diinjak-injak kehormatannya oleh suku bangsa lain yang hanya pendatang, tetapi yang terjadi harus mengorbankan nyawa seorang pemuda Airbara yang terbunuh oleh warga Airsampik walaupun perbuatan korban saat itu bermula  dari kasus pemerasan terhadap salah satu warga Airsampik. 

Kerusuhan antar penambang timah (ti apung) yang sarat dengan potensi sara di Laut Bubus Belinyu pada akhir Mei 2006 berawal dari  perebutan lahan penambangan di Laut Bubus dan Batu Atap saat itu,  menambah deret kecemburuan sosial bagi masyarakat Belinyu yang beranggapan bahwa kawasan tersebut adalah milik orang Belinyu, sudah sepatutnya mereka merasakan hasil bumi alamnya, bukanlah untuk dimiliki oleh suku bangsa lain yang hanya datang sebagai tamu saja dan mengeruk keuntungan, lalu pergi begitu saja.

**Akar Masalah dan Penanganan Konflik

Hubungan antara masyarakat pendatang dengan masyarakat setempat terpusat pada masalah kompetisi untuk memperebutkan sumber-sumber  daya, dan tingkat agretivitas secara ekonomi dari pendatang adalah masalah yang paling kritikal dalam persaingan sumber daya. Karena masyarakat setempat melihat diri mereka sebagai tuan rumah dan para pendatang sebagai tamunya, ( Parsudi Suparlan, 2005: 178). Yang tak luput  adalah masalah harga diri atau kehormatan mereka.  Konflik-konflik itu terjadi, karena adanya pengaktifan jatidiri etnik untuk solidaritas memperebutkan sumber daya-sumber  yang ada dan harga diri sebagai kekuatan sosial yang besar untuk mendorong mereka melakukan hal tersebut. Itulah yang terjadi sebenarnya bila ditarik benang merah latar belakang permasalahan konflik yang terjadi di Pulau Bangka selama ini.

Walaupun sudah terjadi, konflik tersebut harus dapat diredam, didinginkan, dan didamaikan agar tidak terjadi lagi konflik-konflik yang berkelanjutan sesudahnya. Tujuannya tidak lain untuk mencari akar permasalahan yang menyebabkan munculnya konflik-konflik tersebut di atas untuk diselesaikan dengan baik, membicarakannya secara terbuka dengan melibatkan semua warga kedua atau lebih  suku bangsa tersebut yang sedang terlibat di dalam konflik  dengan memperhatikan aturan-aturan kemanusiaan yang adil dan beradab.

Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan peran pihak dari luar atau pihak ketiga yang tidak memihak. Pihak ketiga ini antara lain melalui media pemerintah setempat, baik itu pemda ataupun pejabat pemerintah di tingkat kecamatan, pihak kepolisian, maupun yang berkompeten dalam hal ini yang bisa menyelesaikan konflik. Perdamaian adalah langkah pertama yang harus diambil oleh pihak ketiga ini.

>> Upaya-upaya yang harus dilakukan oleh pihak kepolisian dalam menangani konflik sosial seperti ini, antara lain:

Dalam masa pra konflik biasanya banyak ditandai dengan kejadian-kejadian konflik antar individu yang akan  berlanjut menjadi konflik antar kelompok  atau golongan. Misalnya perkelahian antar seorang pemuda dari suku yang  berbeda, biasanya akan berlanjut ke tingkat yang eskalasi yang lebih  besar.

Dalam hal ini polisi cepat tanggap dapat melakukan kegiatan penangkapan untuk dilanjutkan ke proses hukum terhadap para pelaku agar menimbulkan efek jera bagi warga lain dalam suku tersebut, sehingga pra konflik tidak akan menjadi sebuah konflik sehingga akar permasalahan dapat diketahui. Frekuensi tingkat patroli polisi dan giat-giat perpolisian masyarakat (polmas) ke daerah-daerah rawan pra konflik.

Konflik akan menjadi pressure bagi warga untuk tidak melakukan kegiatan-kegiatan yang mengarah ke konflik, giat polmas akan menimbulkan  kesadaran hukum akan pentingnya hidup bersosial dan rasa tenteram di dalam kehidupan bermasyarakat, jika muncul perang antar kelompok,  maka polisi harus segera menengahi konflik fisik atau perang yang sedang atau yang akan segera terjadi dengan cara mengirimkan pasukan yang kekuatannya lebih besar  dibanding yang berperang. 

Namun, semua tindakan tersebut di atas akan menjadi sia-sia  apabila kedua suku bangsa tersebut tidak ada upaya atau komitmen yang kuat di luar dari perdamaian untuk mengembalikan pola-pola keharmonisan hubungan yang baik sebagaimana yang berlaku di dalam hidup bermasyarakat. Perlu juga dilakukan pendidikan moralitas dan pendalaman ajaran agama masing-masing yang menekankan akan pentingnya saling harga-menghargai dan hormat-menghormati dengan penuh toleransi antar umat beragama.

Kerjasama ini harus dibina secara berkesinambungan. Pihak ketiga yang netral harus selalu siap memfasilitasi dan mengawasi hubungan tersebut  demi terciptanya keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat.


REFERENSI: